Fakta Tentang UPS yang harus diketahui

1. UPS bukan buat nyalain perangkat saat mati listrik lama
Banyak yang kira UPS kayak genset kecil. Salah. UPS itu fungsinya utama:
ngasih waktu beberapa menit buat kamu save kerjaan, shutdown, atau pindah ke genset.
Durasi standar:
- UPS small 600–1200VA → 3–10 menit
- UPS besar/data center → bisa lebih lama tapi pakai external battery bank
⚡ 2. UPS menjaga perangkat dari gangguan listrik
Selain backup listrik, UPS itu:
✔ menstabilkan voltage
✔ menyaring noise listrik
✔ mencegah kerusakan power supply PC / server
Gangguan yang disaring UPS termasuk:
- Surge (lonjakan listrik)
- Spike
- Brownout (tegangan drop)
- Noise power
- Blackout (mati total)
Ini yang bikin UPS penting buat PC, server, CCTV, router, mesin industri, dll.
🧩 3. Ada beberapa tipe UPS dengan fungsi yang beda
Tipe utama:
(A) Offline / Standby UPS
- Murah
- Switching saat listrik padam ±4–10ms
- Cocok PC rumahan, CCTV, router
(B) Line-Interactive UPS
- Ada AVR (Automatic Voltage Regulation)
- Bagus untuk listrik jelek
- Cocok toko, kantor, server ringan
(C) Online Double Conversion
- Tanpa switching delay
- Output paling stabil
- Dipakai di:
✔ data center
✔ bank
✔ medis
✔ server kritis
🔋 4. Baterai UPS memakai tipe SLA/VRLA
Mayoritas UPS pakai:
Baterai SLA (Sealed Lead Acid)
Umur pakai rata-rata:
2–4 tahun
Faktor yang bikin cepat rusak:
- suhu panas
- sering drop ke 0%
- jarang dirawat
🏭 5. UPS ada kapasitasnya (VA & Watt)
UPS itu bukan cuma ‘besar kecil’, tapi punya rating:
Contoh:
1000VA / 600 Watt
Salah satu fakta penting:
VA ≠ Watt
Dan tidak boleh dibebani 100% karena bikin baterai drop lebih cepat. Idealnya:
load 60–80%
🌐 6. UPS penting untuk perangkat jaringan
Banyak bisnis tanpa UPS bikin:
❌ router mati
❌ CCTV mati
❌ transaksi terputus
❌ printer error
Router + modem + CCTV + NVR itu sebenernya beban kecil tapi sangat critical.
💻 7. UPS jauh mengurangi resiko kerusakan PC
Sering terjadi:
- PSU jebol
- motherboard rusak
- SSD corrupt
Karena listrik jelek, bukan karena PC-nya.
📉 8. UPS tidak hemat listrik
UPS ada konsumsi internal + loss convert, jadi daya agak lebih tinggi dibanding colok langsung.
🏷 9. Harga UPS ditentukan oleh
- Topologi (offline/line-interactive/online)
- Kapasitas (VA/W)
- Jumlah baterai
- Brand dan kualitas inverter
- Fitur (AVR, LCD, SNMP, bypass, dll).

Tinggalkan Balasan